Latte seringkali di simpulkan sebagai kopi yang cenderung Milky. Dan anggapan itu benear jika dibandingkan dengan Cappucino. Kunci paling dasar dalam membuat Latte adalah pada Proses Steaming susunya. Umumnya, Proses Steaming susu ini berfungsi untuk dua hal yaitu memanaskan susu hingga mencapai temperatur tertentu sesuai dengan yang diinginkan dan untuk menghasilkan Micro Foam. Foam dalam Latte biasanya cenderung halus dan tidak tebal. Komposisi Latte bisa diuraikan sebagai berikut
. Double shot espresso (sekitar 60 ml)
. Susu yang di -steam, biasanya hampir secangkir penuh.
. Micro foam kira-kira hanya setebal 1 cm di lapisan atasnya.

Untuk menandai apakah minuman itu Latte atau bukan, sejak pertama kita teguk akan langsung merasakan kopi yang terasa begitu Milky.

Latte is often concluded as a coffee that tends to Milky. And the assumption is benear when compared with Cappuccino. The most basic key in making Latte is on the Steaming Process of the milk. Generally, the Steaming Process of this milk serves to two things that heat the milk until it reaches a certain temperature in accordance with the desired and to produce Micro Foam. Foam in Latte usually tend to smooth and not thick. The composition of Latte can be described as follows
. Double shot espresso (about 60 ml)
. Stressed milk, usually almost a cup full.
. Micro foam is only about 1 cm thick in the top layer.

To mark whether the drink was Latte or not, from the first we gulp will imediatly feel the coffe that feels so Milky.

Sumberhttps://majalah.ottencoffee.co.id/apa-beda-cappucino-latte-dan-flat-white/?gclid=Cj0KCQjwprbPBRCHARIsAF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here