Crossdress Makeup
https://i.ytimg.com/vi/b7vWAx9lHdU/maxresdefault.jpg

Berlintas busana (atau dalam bahasa Inggris: crossdressing) merujuk pada tindakan mengenakan pakaian atau perlengkapan yang umumnya diasosiasikan untuk lawan jenisnya. Crossdressing telah lama digunakan sebagai penyamaran atau dengan alasan kenyamanan, seperti sekadar ingin keluar dari rutinitas dan tekanan berperan sebagai jenis kelaminnya saat ini, karena ingin coba-coba, atau karena alasan pilihan baju lawan jenisnya yang lebih beragam.

Cross-dressing refers to the act of wearing clothes or equipments that generally associated with the opposite sex. Crossdressing has been used as a disguise or for security reason, such as simply want to get out of routinities and pressure to act as the sex of the moment, want to experiment, or by the reason of more variety choice of clothing for the opposite sex.

Istilah “berlintas busana” sendiri tidak menyiratkan tindakan atau sikap yang melekat. Namun dalam masyarakat, umumnya pelaku “lintas-busana” (crossdresser) perempuan hanya akan dianggap “tomboy” oleh masyarakat tanpa ada prasangka negatif, sedangkan pelaku lintas-busana laki-laki akan dianggap tak lazim.

Male crossdresser https://pbs.twimg.com/media/CUHiQNEWsAAgUvc.jpg
Yuegene Fay
Female Crossdresser

The term “cross-dressing” itself does not imply an action or an inherent attitude. But in society, most female crossdressers will only be considered “tomboyish” by the public without any negative prejudice, while male cross-dressers will be considered unusual.

 

 

Lintas-busana sudah ada sejak dulu, bahkan tercatat dalam sejarah Wales bahwa lintas-busana digunakan sebagai penyamaran untuk menyampaikan protes atas kebijakan sosial dan politik.

Cross-clothing had existed since long ago, even recorded in the history of Wales that cross-clothing is used as a disguise to send protest on social and political policies.

Lintas-busana kini adalah bagian dari cosplay. Banyak orang yang kini berani melakukan cosplay crossdress atau crossplay. Seringkali alasannya adalah karena mereka merasa tertantang untuk menjadi karakter dari lawan jenisnya yang mereka sukai. Layaknya cosplay, ada beberapa yang melakukan ini sebagai humor dan ada juga yang melakukannya dengan serius seperti, bagi crossplayer laki-laki mencukur semua bulu atau memakai korset, dan lain-lain.

Cross-clothing is now become part of cosplay. Nowadays, many people dare to do crossdress cosplay or crossplay. Oftenly the reason is because they feel challenged to be their favourite character of the opposite gender. Just like cosplay, there are some people who do this as humor and some do it seriously like, for male crossplayer they shave their body hair or wear a corset, and others.

Sumber : http://aminahsabillah.blogspot.co.id/2014/01/apa-itu-crossdressing.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here